Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya

KARAWANG – PT Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan  Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas. Langkah  tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan bagi pekerja yang mengalami  kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja. 
Peluncuran integrasi layanan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT  Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Utama BPJS  Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, disaksikan Anggota Dewan Jaminan Sosial  Nasional (DJSN) Muttaqien, S.S., M.PH., AAK., di RS Primaya Karawang, Senin  (25/5). 

Integrasi aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang  dilakukan Jasa Raharja untuk menghadirkan proses penjaminan yang lebih cepat,  terkoordinasi, dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat. Melalui aplikasi  yang saling terhubung, proses Coordination of Benefit (CoB) atau koordinasi  penjaminan antara Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara  lebih efektif sehingga mempercepat pelayanan kepada korban dan mempermudah  proses administrasi di fasilitas kesehatan. 

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa kolaborasi  tersebut merupakan wujud nyata integrasi perlindungan negara bagi masyarakat  melalui sinergi dua lembaga yang sama-sama mendapat amanat untuk memberikan  perlindungan dasar kepada masyarakat. 

“Kolaborasi antara PT Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk integrasi perlindungan negara yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih  cepat, tepat, presisi, dan akurat bagi masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami  kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja. Integrasi aplikasi ini juga memperkuat  ekosistem Aplikasi Jaminan Sosial Nasional melalui layanan yang semakin seamless dan terkoordinasi,” ujar Awaluddin. 

Ia menambahkan bahwa integrasi tersebut akan mendorong efisiensi pelayanan  antarinstansi sekaligus mengoptimalkan mekanisme Coordination of Benefit sehingga  proses penjaminan dapat berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih layanan. 

“Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada integrasi hari ini saja. Ke depan, kami 
bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi  layanan untuk memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat dan pekerja Indonesia semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata,” tambahnya. 

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan  bahwa perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS  Ketenagakerjaan tidak hanya mencakup risiko saat pekerja menjalankan aktivitas di  tempat kerja, tetapi juga melindungi pekerja dalam perjalanan berangkat kerja maupun  perjalanan pulang ke rumah. 

“Integrasi ini menjadi langkah penting karena tentunya kami ingin memastikan 
bagaimana para pekerja kami terlindungi secara seamless lewat kemudahan  pertukaran informasi dan data antara BPJS Ketenagakerjaan dan jasa raharja.  Dengan demikian Coordination of Benefit dapat kita koordinasikan jauh lebih baik. Ini bukti negara hadir memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja indonesia,” ujar 
Saiful. 

BPJS Ketenagakerjaan mencatat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu  penyumbang terbesar kasus kecelakaan kerja di Indonesia. Sepanjang tahun 2025,  dari sekitar 318 ribu kasus kecelakaan kerja yang tercatat, sekitar 28 persen atau lebih  dari 87 ribu kasus terjadi di lalu lintas. Sebagian besar kasus tersebut terjadi dalam  perjalanan berangkat kerja, perjalanan pulang kerja, maupun aktivitas pekerjaan yang  menggunakan sarana transportasi. 
 
Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Dewan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan  (DJSN), Muttaqien yang juga hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi sinergi antara  kedua institusi dalam menghadirkan layanan lebih baik dan efisien. 
 
"Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan  dan Jasa Raharja dengan terbangunnya integrasi sistem antara kedua lembaga ini.  Aplikasi ini tentu kami harapkan berjalan lebih baik dan memastikan semua layanan  tercipta dengan lebih baik dan lebih efisien kedepannya,"ujar Muttaqien. 

Kondisi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pekerja menunjukkan  pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan perlindungan  yang lebih komprehensif, baik melalui pelayanan pascakecelakaan maupun upaya  promotif dan preventif untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya. 
Melalui integrasi aplikasi ini, kedua lembaga juga memperkuat integrasi data dan  koordinasi pelayanan agar proses administrasi penjaminan menjadi lebih efisien,  akurat, dan transparan, termasuk memberikan kemudahan bagi Pusat Layanan  Kecelakaan Kerja (PLKK) dalam proses pelayanan kepada peserta. 

Kegiatan peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi dan  kampanye safety riding sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan  berkendara dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program tersebut  diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan  berlalu lintas, mengingat kecelakaan di jalan raya masih menjadi salah satu risiko  utama yang dihadapi pekerja Indonesia. 

Menurut Awaluddin, upaya peningkatan keselamatan transportasi bagi pekerja tidak  dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai  pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, kepolisian, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Karena itu, selain memperkuat layanan  pascakecelakaan, Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan juga berkomitmen  memperluas program edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya  menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. 

Ke depan, Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus  memperkuat inovasi layanan, transformasi digital, dan koordinasi antar-lembaga guna  menghadirkan aplikasi perlindungan yang semakin efektif serta memberikan manfaat  nyata bagi masyarakat dan pekerja Indonesia.

Category
We build our Drupal themes using best practices in choosing right modules, configuration and providing sample content so you can have your Drupal website faster, more stable and easy to maintain.