Warga Turan Tingging Patungan Perbaiki Jalan Usaha Tani yang Rusak Sejak 2008

Warga Turan Tingging Patungan Perbaiki Jalan Usaha Tani yang Rusak Sejak 2008

Sionlines.com, Lebong – Minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pertanian mendorong masyarakat Desa Turan Tingging, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, bergerak secara swadaya memperbaiki Jalan Usaha Tani (JUT) yang mengalami kerusakan parah.

Puluhan warga yang merupakan petani pengguna akses jalan Simpang Dukau–Bioa Te’ep kompak melaksanakan kegiatan gotong royong rehabilitasi jalan pada Rabu (13/5/2026). Jalan tersebut diketahui dibangun sejak tahun 2008 dan hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan kembali.

Kondisi jalan yang semakin memprihatinkan dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat, terutama akses menuju lahan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga setempat.

Salah satu tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Desa Turan Tingging, Eko Wijaya, mengatakan bahwa kerusakan jalan sudah berlangsung lama tanpa adanya perhatian serius dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.

“Sejak dibangun 18 tahun lalu, jalan ini belum pernah mendapatkan perbaikan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten. Panjang Jalan Usaha Tani yang saat ini diperbaiki warga hampir satu kilometer,” ujar Eko saat dikonfirmasi awak media.

Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan material untuk kegiatan gotong royong tersebut dipenuhi secara mandiri oleh masyarakat. Mulai dari semen, pasir hingga kebutuhan lainnya dikumpulkan secara swadaya oleh para petani pengguna jalan.

“Semua kebutuhan untuk kegiatan gotong royong perbaikan jalan ini kami penuhi sendiri secara swadaya,” tambahnya.

Menurut Eko, inisiatif perbaikan dilakukan agar kondisi jalan tidak semakin rusak dan tetap dapat digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas pertanian.

“Karena sejak tahun 2008 sampai 2026 belum ada perbaikan, maka sebelum jalan ini rusak total, seluruh pengguna jalan berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya,” katanya.

Sedikitnya 135 warga turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut. Mereka merupakan para petani dan pengguna jalan dari kawasan Tebet Daet, Bioa Te’ep, hingga Ulau Tulun.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur pertanian di wilayah tersebut, mengingat Jalan Usaha Tani memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan petani. (**) 

Category
We build our Drupal themes using best practices in choosing right modules, configuration and providing sample content so you can have your Drupal website faster, more stable and easy to maintain.